Peran Pupuk Organik Terhadap Tanah

Peran Pupuk Organik

Peran Pupuk Organik : Pupuk organik merupakan pupuk yang berasal dari tumbuhan mati, kotoran hewan dan /atau bagian hewan dan /atau limbah organik lainnya yang telah melalui proses rekayasa, berbentuk padat atau cair, dapat diperkaya dengan bahan mineral, dan /atau mikroba yang bermanfaat untuk meningkatkan kandungan hara dan bahan organik tanah serta memperbaiki sifat fisik, kimia, dan biologi tanah.

Peran Pupuk Organik Terhadap Kesuburan Fisik Tanah

Peran pupuk organik terhadap sifat fisik tanah dapat dilihat melalui beberapa aspek utama, antara lain berat volume tanah, porositas tanah, struktur tanah dan kelembaban tanah.

  1. Berat volume tanah

Pupuk organik dapat menurunkan berat volume tanah, yang berarti tanah menjadi lebih gembur. Tanah yang gembur akan mempermudah akar tanaman untuk tumbuh dan menyerap nutrisi. Pupuk biochar dan pupuk kompos mampu mengurangi berat volume tanah dibandingkan dengan tanah tanpa pupuk organik. Hal ini terjadi karena bahan organik meningkatkan ruang pori dalam tanah, sehingga mengurangi kepadatan partikel tanah.

  • Porositas tanah

Porositas atau ruang pori dalam tanah sangat penting untuk sirkulasi udara dan infiltrasi air. Pupuk organik seperti biochar, pupuk kandang, dan slurry biogas terbukti meningkatkan porositas tanah. Dengan porositas yang lebih baik, air dan udara dapat bergerak lebih bebas di dalam tanah, mendukung pertumbuhan akar dan aktivitas mikroorganisme.

  • Struktur tanah

Pupuk organik membantu memperbaiki struktur ini dengan cara mengikat partikel-partikel kecil menjadi agregat yang lebih besar dan stabil. Struktur tanah yang baik memungkinkan pergerakan air dan udara secara optimal serta mendukung pertumbuhan akar tanaman.

  • Kelembaban tanah

Bahan organik dalam pupuk mampu menyerap dan menyimpan air lebih lama di dalam tanah. Hal ini membantu menjaga kelembaban tanah, terutama pada musim kemarau atau di daerah dengan curah hujan rendah.

Baca Juga : Pupuk Organik yang Ramah Lingkungan dan Kaya Manfaat

Peran Bahan Organik Terhadap Sifat Kimia Tanah

Pengaruh bahan organik terhadap kesuburan kimia tanah antara lain terhadap kapasitas pertukaran kation, kapasitas pertukaran anion, pH tanah, daya sangga tanah dan terhadap keharaan tanah. Penambahan bahan organik akan meningkatkan muatan negatif sehingga akan meningkatkan kapasitas pertukaran kation (KPK). Bahan organik memberikan konstribusi yang nyata terhadap KPK tanah. Penambahan bahan organik terhadap pH tanah juga dapat meningkatkan atau menurunkan tergantung oleh tingkat kematangan bahan organik yang kita tambahkan dan jenis tanahnya. Penambahan bahan organik yang belum masak (misal pupuk hijau) atau bahan organik yang masih mengalami proses dekomposisi, biasanya akan menyebabkan penurunan pH tanah, karena selama proses dekomposisi akan melepaskan asam-asam organik yang menyebabkan menurunnya pH tanah. Peran bahan organik terhadap ketersediaan hara dalam tanah tidak terlepas dengan proses mineralisasi yang merupakan tahap akhir dari proses perombakan bahan organik. Dalam proses mineralisasi akan dilepas mineral-mineral hara tanaman dengan lengkap (N, P, K, Ca, Mg dan S, serta hara mikro) dalam jumlah tidak tentu dan relatif kecil. Hara N, P dan S merupakan hara yang relatif lebih banyak untuk dilepas dan dapat digunakan tanaman.

Peran Bahan Organik Terhadap Biologi Tanah

Pengaruh positif yang lain dari penambahan bahan organik adalah pengaruhnya pada pertumbuhan tanaman. Terdapat senyawa yang mempunyai pengaruh terhadap aktivitas biologis yang ditemukan di dalam tanah adalah senyawa perangsang tumbuh (auxin), dan vitamin. Senyawa-senyawa ini di dalam tanah berasal dari eksudat tanaman, pupuk kandang, kompos, sisa tanaman dan juga berasal dari hasil aktivitas mikrobia dalam tanah. Di samping itu, diindikasikan asam organik dengan berat molekul rendah, terutama bikarbonat (seperti suksinat, ciannamat, fumarat) hasil dekomposisi bahan organik, dalam konsentrasi rendah dapat mempunyai sifat seperti senyawa perangsang tumbuh, sehingga berpengaruh positif terhadap pertumbuhan tanaman. Dari sisi lingkungan dan ekosistem, pupuk organik memicu perkembangan organisme tanah. Tanah yang kaya akan organisme sanggup memberikan nutrisi secara berkelanjutan. Karena aktivitas organisme tanah akan menguraikan sejumlah nutrisi penting bagi tanaman. Sedangkan pupuk kimia sintetis malah membunuh organisme tanah. Sehingga untuk menyediakan nutrisi bagi tanaman selalu diperlukan penambahan pupuk dalam jumlah yang terus meningkat.

Artikel Terkait Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel Terkait Lainnya