Tanaman padi merupakan tanaman yang rentan terserang hama dan penyakit. Hama dan penyakit dapat menyebabkan tanaman mengalami pertumbuhan hingga gagal panen. Hama dan penyakit utama tanaman padi antara lain ;
- Tikus
Tikus merupakan jenis hama yang paling merusak pada budidaya tanaman padi. Tikus menyerang tanaman dari penyemaian hingga panen di malam hari. Kerusakan paling parah dari serangan tikus yaitu ketika hama menyerang pada fase pertumbuhan generatif, karena pada fase itu tanaman yang terserang tidak akan mampu lagi membentuk anakan baru. Pengendalian yang dapat dilakukan yaitu dengan perburuan, pemasangan perangkap dan sanitasi lahan agar tidak dijadikan tempat persembunyian hama. - Keong Mas
Hama ini menyerang tanaman pada pagi dan sore hari di fase pertumbuhan awal dengan cara memakan batang padi muda yang dapat mengakibatkan tanaman rusak dan pertumubuhan terhambat. Pengendalian yang dapat dilakukan yaitu dengan membuat parit kecil di tengah tanaman untuk memudahkan mengambil keong secara langsung dan dapat dilakukan dengan melepas bebek ke lahan budidaya pada saat persiapan lahan sehingga bebek dapat memakan keong. - Penggerek Batang
Hama ini menyerang batang tanaman padi. Penggerek batang merupakan larva yang berasal dari ngengat berwarna kuning atau coklat. Ngengat menempatkan telurnya pada setiap batang padi kemudian menetas dan menjadi larva. Kemudian larva menyerang dengan memakan batang padi dan menyebabkan tanaman rusak, menguning, kemudian mati. Pengendalian yang dapat dilakukan yaitu dengan menggunakan insektisida, menggunakan varietas unggul, dan mengolah serta menggenangi sawah setelah panen. - Tungro
Tungro merupakan penyakit tanaman padi yang disebabkan oleh virus yang menyerang pada masa pertumbuhan vegetatif. Penyakit ini menyebabkan tanaman tumbuh kerdil, daun yang terserang akan berwarna kuning hingga kuning kemerahan. Pengendalian dapat dilakukan dengan menentukan waktu tanam yang tepat yaitu pada saat populasi wereng dan tungro rendah, melakukan rotasi tanaman, menggunakan insektisida, dan varietas yang tahan hama. - Hawar Bakteri
Hawar Bakteri merupakan penyakit tanaman padi yang menyerang semua fase pertumbuhan tanaman mulai dari penyemaian sampai tanaman tua. Pada fase awal tanaman gejala serangannya disebut kresek sedangkan pada tanaman tua serangannya disebut hawar daun. Serangan pada tanaman yang sudah tua dan hampir panen dapat menyebabkan tanaman gagal panen karena menghasilkan gabah yang sedikit dan hampa. Pengendalian yang dapat dilakukan berupa menggunakan varietas yang tahan penyakit ini, membuat drainase yang baik dan sesuai, menghindari menggunakan pupuk N secara berlebihan, dan menangani bibit secara baik waktu pindah tanam.
